Minggu, 31 Oktober 2010

AWAS !!! TEMPAT MAKSIAT AKAN DILEGALKAN DI KABUPATEN BEKASI


Revisi Perda (peraturan daerah) no.07 tahun 2007 Kabupaten Bekasi, tentang Pariwisata segera di sahkan pada 5 November 2010. Pengesahan Revisi Perda tersebut terus di dorong paguyuban ‘Tempat Hiburan’ (baca: maksiat-red) di Lippo Cikarang dan sekitarnya, sebagai upaya untuk melegalisasi tempat-tempat maksiat yang ada dan menjamur di berbagai tempat di kabupaten Bekasi. Beberapa alasan lain juga di kemukakan, seperti optimalisasi Pajak sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi.

Dari berbagai wacana yang timbul kepermukaan Revisi Perda No. 07 tahun 2007 Kabupaten Bekasi, tentang Pariwisata ini sama sekali tidak memikirkan permasalahan ataupun kemaslahatan ummat Islam. Seperti kita ketahui bersama tanpa ada revisi pun permasalahan kemaksiatan di kabupaten Bekasi sudah masuk dalam skala stadium berbahaya, apalagi ketika revisi perda ini berhasil di sahkan oleh DPRD Kabupaten Bekasi. Walhasil dapat di lihat ke depan semakin maraknya tempat maksiat yang mengeksplorasi perempuan (pelacur) dan minuman keras. Dan semakin hancurnya kondisi akhlak masyarakat di Kabupaten Bekasi.

Dalih yang mereka kemukakan bahwa optimalisasi pajak sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bekasi justru sangat mencengangkan. Mereka ingin mengambil pendapatan haram guna membiayai pembangunan rumah tangga Kabupaten Bekasi. Dapat di bayangkan bagaimana bisa berkah pembangunan rumah tangga bila di dapati pembiayaan dari pendapatan haram….???

Adalah hal yang sangat na’if ketika kebutuhan akan tempat maksiat ini mereka katakan sebagai sarana untuk memenuhi syahwat para ekspatriat atau pekerja asing. Para ekspatriat atau pekerja asing ini datang untuk bekerja dan harus taat serta memenuhi syarat sesuai dengan kondisi Kabupaten Bekasi, yang mencitrakan diri dalam visi dan misi Kabupaten Bekasi yang salah satunya menempatkan kata agamis sebagai motto.

Sungguh kesalahan besar apabila revisi Perda No. 07 tahun 2007 Kabupaten Bekasi, tentang Pariwisata berhasil di sahkan pada 5 November ini, dan ini berarti membiarkan Kabupaten Bekasi jatuh dalam lubang kemaksiatan.

Berpikir dan bergeraklah !!!
untuk bersama MENOLAK revisi Perda No. 07 tahun 2007 Kabupaten Bekasi, tentang Pariwisata yang akan melegalkan tempat-tempat maksiat

Selasa, 19 Oktober 2010

DUA PUSAKA



catatan hasan

Warisan adalah sesuatu yang oleh kebanyakan manusia di anggap penting dan perlu, apalagi kalo warisan itu berupa harta. Tentu sangat ditunggu-tunggu dan diharapkan. Terus hubungannya dengan pusaka? …ya, warisan identik dengan istilah pusaka. Yang mana istilah pusaka dekat dengan sesuatu yang punya kekuatan. Untuk kultur orang Indonesia apalagi orang jawa pusaka/ warisan dari nenek moyang mereka dianggap keramat, harus dijaga dan dirawat baik-baik.

Empat belas abad yang lalu seorang manusia luar biasa nan gagah berani telah mewariskan dua pusaka yang sangat ampuh. Terbukti mampu mensejahterakan umat manusia, baik dari segi pemikiran yang terpuaskan, menyejukkan hati maupun jiwa dan menentramkan kehidupan manusia. Manusia super yang lebih super daripada superman, dialah Rasulullah saw dengan dua pusakanya al Qur’an dan Sunnah. Warisan/ pusaka yang sangat berharga ini lebih dahsyat dari apapun, keris Empu gandring pasti kalah, samurai ninja jepang pasti keok, bila di adu keampuhannya dengan isi ajaran al Qur’an dan Sunnah ini. Bagaimana tidak, jihad sebagai salah satu ajaran yang ada didalamnya telah mampu meluluh-lantakkan benteng konstantinopel, menaklukan Andalusia, memukul mundur pasukan salib hingga lari terbirit-birit.

Dari segi apapun dua pusaka warisan Nabi Muhammad saw ini pasti lebih unggul. Ajaran sosialis, komunis, liberalis, kapitalis dan lainnya juga bakal gemetar dan gentar menghadapi kehebatan ideologi Islam. Saatnya dunia merasakan ke hebatan dan ke agungan Islam dengan dua pusakanya (al Qur’an dan Sunnah).

Do it now, start it right with Qur’an and Sunnah!

Minggu, 03 Oktober 2010

Bukan sekedar komunitas


Banyak kita lihat belakangan ini komunitas-komunitas atau club bertebaran, mulai dari komunitas motor, sepeda, mobil, sampai pada komunitas musik… mereka ngumpul untuk menyalurkan kesenangan, membuang rasa penat, ada juga yang hura-hura. Tapi dari sekian banyak komunitas pernahkah kita berpikir untuk melihat sisi lain dari sekedar ngumpul-ngumpul…? Jarang sekali orang memunculkan istilah komunitas dari orang-orang yang suka ngumpul untuk menggali ilmu dan pemahaman, dengan kajian yang aktual dan kritis… kemudian bergerak dengan tujuan yang jelas. Ya.. organisasi Islam yang juga banyak berkembang saat ini tidak di sebut sebagai komunitas, mungkin istilah ini terlalu sempit. Karena berkumpulnya pemuda Islam dalam barisan organisasinya bukan untuk sekedar menyalurkan kesenangan, membuang rasa penat atau hura-hura.
Tujuan yang jelas, rencana yang matang, pemikiran yang satu, metode perjuangan yang di standarkan pada sang revolusioner peradaban yaitu Nabi Muhammad saw. Menjadikan ‘komunitas’ ini berjalan dengan mantap dan terarah. Kenikmatan yang dirasakan oleh dua komunitas ini juga berbeda, komunitas yang satu hanya terasa di dunia saja, tapi ‘komunitas’ yang satu ini bisa dirasakan dunia dan akhirat… insyaAllah.

Catatan ini saya buat untuk para pengemban dakwah (dimanapun organisasi anda) yang ada di harokah Islam dan tidak menyimpang akidahnya, agar lebih semangat!!! Jangan kalah semangatnya dari orang-orang yang cuma bisa ngumpul-ngumpul tanpa tujuan yang jelas. Keep spirit bro…! ISLAM WILL DOMINATE THE WORLD with khilafah.

Sabtu, 18 September 2010

Metode Pemurtadan


'Tulus Bak Merpati, Cerdik Bak Ular'

Tulisan ini di buat untuk mewaspadai gerakan pemurtadan yang semakin marak akhir-akhir ini, dan semoga kaum muslimin akan menyadari akan ancaman aqidah yang selalu merongrong umat ini. Merapatkan barisan untuk kemudian bersatu memperjuangkan tegaknya Syariat Islam untuk melindungi aqidah generasi nanti.
Beberapa metode di tempuh oleh para misionaris dengan menghalalkan segala cara, yang penting buat mereka misi pemurtadan/ transformasi berhasil dilakukan.

Pola yang digunakan para tokoh pemurtadan adalah pembinaan dan penghancuran. Pola pembinaan misalnya berbentuk bantuan sosial, beasiswa, menyediakan tenaga ahli (dalam berbagai bidang), juga menggiatkan pendidikan. Sedangkan pola penghancuran ditempuh melalui upaya penurunan moral, penyesatan ajaran, dan sejenisnya.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, makin lama, upaya pemurtadan dijalankan semakin sistematis dan terorganisasi. Sudah begitu, dana pemurtadan, menurutnya, juga tidak terbatas. Sementara pada saat yang bersamaan, umat Islam semakin mudah dipecah dan gerakannya tidak tertata rapi.

Saatnya organisasi Islam memperkokoh gerakan dakwahnya, mematangkan konsep perjuangannya dan selalu membangun sinergi antar organisasi Islam. Serta menjadikan agenda perjuangan penerapan Syariat Islam dengan tegaknya Daulah Khilafah Islamiyah menjadi agenda bersama. Segala macam bentuk pemurtadan akan dibasmi oleh Khalifah.

Mari belajar pada sejarah perang salib, Khalifah Shalahudin al ayubi-lah yang telah mengusir tentara salibis.

Jumat, 17 September 2010

"Darah Biru”


Moment Lebaran biasanya saat yang tepat untuk silaturrahim, berkunjung ke sanak-saudara dan keluarga. Tanggal 3 Syawal ibuku sudah kembali beraktifitas di pasar untuk jualan. Sepulang mengantar ibu dari pasar aku pulang, aku melihat dari pelataran rumah ada tamu di dalam rumahku. Langsung bersalaman dan menyapa, terlihat tamu itu membawa lembaran kertas photocopy.. akupun menanyakan perihal kertas tersebut.
Ternyata ada silsilah keluarga besar dari bapakku, wah.. keren, aku tertarik untuk tahu siapa sebenarnya kakek moyangku.. dan ternyata setelah aku lihat… di kertas itu tertera sebuah nama ki Ageng mangir yang masih tergolong cucu dari kerajaan Majapahit.
Aku langsung menanyakan ke bapak, apa bener keluarga dari bapak masih keturunan keraton? Bapak menjawab ya iya bener. aku nanya juga ke tamu tersebut, wah mas.. berarti “darah biru dong” ?? tamu itu cuma tersenyum..

Menyusun silsilah keluarga memang baik, agar tali silaturrahim keluarga tidak terputus, tapi aku justru tidak terlalu respon kalo malah bangga dengan kakek moyang yang masih keluarga kerajaan. Kita manusia yang sama, di ciptakan oleh Allah untuk beribadah dan bekal taqwa itulah sebaik-baik bekal.
Aku adalah Abdullah (hamba Allah), yang di pundakku memikul tanggung jawab sebagai seorang muslim. Aku adalah umat nabi Muhammad SAW, yang ingin mengikuti jejak langkah perjuangan beliau SAW dan para sahabat. Aku adalah manusia biasa yang harus bertanggungjawab dengan amal yang aku lakukan. Kakek moyangku tidak akan mempengaruhi dengan apa yang akan aku perbuat dalam aktifitas dakwah.Yang pasti darahku tetep merah!

No body’s perfect…

By hasan

Rabu, 11 Agustus 2010

Solidaritas Umat Untuk Ustadz Ba'asyir


Face book Ustadz ABB saat ini menjadi tempat paling favorit bagi siapapun yang ingin menumpahkan kekesalannya kepada tindakan dzolim aparat kepolisian yang telah menangkap paksa Ustadz ABB, terutama Densus 88.

Face book yang saat ini menjadi trend perjuangan umat Islam tersebut beralamat di http://www.facebook.com/free.abb. Foto profilenya tentu saja gambar Ustadz ABB,

"Apa yang bisa diperbuat musuh padaku !!!! taman dan kebun (surga)ku ada di dadaku, Kemanapun ku pergi, ia selalu bersamaku dan tiada pernah tinggalkan aku. Terpenjaraku adalah khalwat, pembunuhanku adalah mati syahid. Terusirku dari negeriku adalah rekreasi..."

Tidak kalah menariknya beberapa komentar ditujukan kepada Densus 88, utamanya kekesalan dan makian, karena tindakan represif yang selalu dilakukannya. Abu Zidane, salah seorang pengunjung, dengan menggunakan foto profil Ustadz ABB berkomentar:

"Ya ALLAH Hancurkan Musuh Musuh Islam Hancurkan densus 88 beserta pemerintahan yg dzolim ini, Kami hanya merindukan & memperjuangkan SyariatMu tegak di bumi ini. Ya Allah beliau adalah Amir Kami jagalah dan lindungilah dia karena kami semua hanya bergantung dan berlindung kepadaMU ya RAB. ALLAHU AKBAR.."

Sementara itu pengunjung yang lain ikut mengomentari dan berkomentar tentang Densus 88.

DENSUS 88 ANTITEROR (ANTI ISLAM).... Buatan Yahudi Laknatullah dari negeri Kangguru. dan sekutusekutunya US dan ISRL. Semoga Allah memberi Laknat kepada mereka DENSUS 88 dan juga para pemimpin yang DZOLIM....!!!! Amiiiiinn...

Kekesalan para pengunjung dan pendukung Ustadz ABB kepada Densus 88 juga dilampiaskan melalui poster. Sebuah poster bertuliskan Detasemen Antiteror yang dihiasi bintang david, symbol negara zionis yahudi. Poster lainnya bertuliskan Laskar Khusus 99 Anti Densus 88 dengan lafadz syahadah di tengah lingkaran dan QS Al Anfal ayat 60 sebagai dasar pijakan. Semua ini menggambarkan kekecewaan dan kekesalan umat kepada lembaga yang bernama Densus 88 ini.

Sikap Ustadz ABB sendiri sangat tegas terhadap Densus 88 dan menganggap lembaga tersebut hanya sebagai kepanjangan tangan dari Amerika.

"Atas izin Allah saya menolak untuk diperiksa oleh Densus 88 karena menurut keyakinan saya hal itu adalah diharamkan karena Densus 88 menurut pandangan saya merupakan kepanjangan dari musuh-musuh Islam, dalam hal ini AS dan Israel yang masuk dalam kategori kafir harbi, kafir yang sedang memerangi Islam dan umat Islam,"

"Maka haram bagi saya untuk memberikan keterangan dalam pemeriksaan oleh Densus 88. Karena itu berarti membantu kafir harbi yang sekarang dikutuk oleh Allah SWT,"

Solidaritas Umat Untuk Ustadz ABB www.voa-islam.com

Minggu, 01 Agustus 2010

Bersiap sambut Ramadhan


Gerilya art mencoba menyambut Ramadhan yang mulia dengan mengurangi jam on line selama sebulan, maaf sebelumnya. Untuk menjaga ke-khusyu'an bulan suci, selama puasa sedikit ada tulisan baru yang muncul. Expresi dakwah lebih terkonsentrasi pada dunia nyata, tadarus Al Quran, gerak sebar opini de el el. Pokoknya tidak berhenti untuk mengukir sejarah dengan tinta emas! Tetap semangat... kawan!

dariku untukmu
hasan